Diare menjadi salah satu gejala penyakit yang umum pada anak. Namun, bagaimana jika diare terjadi pada bayi yang masih menyusui?

Hal pertama yang harus dilakukan adalah tidak panik. Seringkali ibu akan panik ketika mengetahui buah hatinya sedang diare.  Apalagi jika disertai dengan gejala lain yang tak biasa. Untuk itu, hadapi kondisi ini dengan tenang dan mulailah untuk memahami gejalanya.

Ada beberapa penyebab diare pada bayi.  Diantaranya adalah infeksi, alergi dan ibu yang mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Pada bayi yang hanya memperoleh asupan dari ASI saja, makanan yang dikonsumsi oleh ibu akan sangat berpengaruh bada kesehatan bayi. Maka ada beberapa makanan yang harus dihindari ibu menyusui saat bayi diare.

Beberapa jenis buah dan sayur bisa menyebabkan peningkatan produksi gas dalam pencernaan saat dikonsumsi. Seperti nangka, durian, mangga, brokoli, kol dan masih ada beberapa lainnya. Nah, jenis makanan ini tentu saja menjadi pantangan ibu menyusui ketika bayi diare.

Selain itu, jenis makanan yang memiliki potensi sebagai alergen juga perlu dihindari. Contohnya makanan laut, kacang-kacangan, produk susu dan telur.

Selain menghindari jenis makanan tertentu, ibu juga wajib memastikan asupan cairan yang cukup untuk bayi. Jangan berhenti memberikan ASI untuk mencegah bayi dehidrasi. Jangan segan untuk membawa bayi ke dokter jika gejala diare pada bayi tak kunjung membaik.

Jangan Panik, Pahami Gejala Diare Pada Bayi
Scroll to top